Minggu, 06 Mei 2018

#poem

2016
Berpura-pura tidak melihatmu. Berpura-pura tidak mendengarmu. Itu hal yang menyakitkan. Berpura-pura tidak memperdulikan. Berpura-pura tidak memperhatikan. Itu menyesakkan untukku.
Kalau dg senyuman bisa menutupi sebuah luka. Kalau dg senyuman bisa mghilangkan rasa sakit. Kalau dg senyuman bisa melupakan kenangan. Aku ikhlas. Namun, kalau dg senyuman tak mampu membuat mu kembali. Apa sekarang aku harus menangis, agar kamu peduli.
2017 April 23, 2017
Aku suka menulis tentangmu. Menyampaikan perasaan melalui tulisan. Namun aku tidak pandai merangkai kata-kata. Bertemu dengan orang baru. Bertemu dengan hal baru. Bertemu dengan sesuatu yang menarik. Selalu aku curahkan melalui tulisan. Aku tidak berharap semua orang bahkan kamu membacanya. Aku hanya menyukai caraku ini. Melalui pikiran-pikiran yang terkadang sulit untukku ungkapkan.
April 23, 2017
Perjumpaan pertama kita tanpa sebuah kata. Tanpa saling sapa. Perjumpaan kita hanya sebatas tatapan. Aku ingin berkenalan denganmu. Sampai pada akhinya aku hanya dapat mengagumimu. Kini aku berhenti mengagumimu. Berhenti untuk mencari tahu tentangmu.
April 26, 2017
Berpura-pura tersenyum. Berpura- pura tertawa. Berpura-pura bahagia. Berpura-pura semua baik-baik saja. Itu memang keahlianku. Tapi jangan lupa kalau aku belajar dari kamu.
Harusnya aku belajar dari hujan. Walaupun dia jatuh berkali-kali tapi dia tetap mau kembali. Tapi aku tidak sekuat hujan. Yang sekali jatuh, sulit untuk bangkit kembali.
A: Aku suka senja, tapi kamu tau hal yang lebih aku suka? B: Apa? A: Kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar