Sabtu, 02 Maret 2013

Novel : Waktu Aku Sama Mika



Postingan novel itu soalnya aku gatau apa yang harus postkan. ini salah satu tugas makulku, gak lengkap sih soalnya ini hanya ringkasannya saja, lengakpnya teteup di file lapyku :) dan
tulisan ini sebenarnya sejak semester 1, 2010, tapi baru sekarang dipostkan!


Judul buku     : Waktu Aku Sama Mika
Pengarang      : Indi
Penerbit          : Homerian Pustaka
Kota terbit     : Yogyakarta
Tebal buku     : 145 halaman
Tahun terbit   : Cetakan ke III Maret 2010
Sinopsis          :

Waktu Aku Sama Mika 

            Novel ini menceritakan tentang curahan hati seorang remaja berusia 15 tahun bernama Indi. Dia tidak seperti remaja pada lainnya dikarenakan ia cacat tulang belakang dan harus memakai penyangga punggung dan itu membuatnya merasa sulit menemukan teman – teman seusianya yang mau menerima keadannya. Kisahnya pun dimulai semenjak ia berpacaran dengan Mika cowok berusia 22 tahun.
            Waktu itu Mika meminta Indi menjadi pacarnya dan Indi langsung menerima Mika tak tahu mengapa. Mungkin karena Indi begitu polos. Mika memberitahu bahwa ia sedang sakit AIDS, tapi Indi yakin dengan keputusan untuk berpacaran dengan Mika. Sejak kenal Mika Indi merasa hidupnya berubah menjadi lebih optimis dan semangat. Indi menganggap Mika adalah pahlawannya. Mika mengenalkan teman – temannya kepada Indi, tapi cukup sulit bagi Indi untuk memulainya. Orangtua Indi tahu kalau Indi berpacaran dengan Mika, mereka tidak suka dan menganggap AIDS itu salah besar. Tapi Indi menganggap orangtuanyalah yang salah karena tidak bisa memberikan alasan bagus, karena melarang berpacaran dengan Mika.
            Suatu hari Indi menyadari bahwa dia semakin kuat dan Mika menjadi semakin lemah. Indi tidak suka dengan keadaan seperti itu, karena menurutnya Mika adalah pahlawannya seharusnya lebih kuat. Indi semakin benci dan marah dengan keadaan itu karena kini Mika terbaring ditempat tidur dan Mika bilang pada Indi, dia tak boleh jadi pacarnya karena Mika mau pergi jauh dan Indi tak boleh ikut. Kemarahan dan rasa benci Indipun semakin besar.
            Kini Indi tahu apa itu HIV. Waktu itu pukul 23.00 Indi berada disamping Mika yang terbaring lemah. Mika dan Indi menonton film Home Alone 2, nafas Mika naik turun ketika melihat adegan yang lucu di film itu. Belum selesai film itu, Indi merasakan Mika sudah tertawa lagi dan ia merasa sendirian. Mika pergi.
            Dua tahun berlalu kini Indi bebas dari penyangganya, dia sembuh. Indi juga menjadi relawan yayasan AIDS. Walaupun Mika sudah berada di surga. Dia meninggalkan malaikat – malaikat buat lindungi Indi yaitu teman – teman Mika agar Indi tidak sendirian. Dan Mika akan selalu menjadi pahlawan buat Indi.



  (ini novelnya )

thanks for reading guys

2 komentar: